Widget HTML Atas

loading...

Anak Tidak Merangkak Mempengaruhi Kecerdasan, Iya kah?

Sumber gambar dari koleksi foto pribadi
"Anakku ga pakai merangkak, jadi dia itu duduk trus berdiri rambatan terus jalan deh" ibu x

"Wah hebat ya bunda. Kalau anak saya agak lama merangkaknya. Kemudian berdiri rambatan sebentar terus jalan deh" ibu y

"Emang beda-beda sih ya tiap anak Bun?" ibu x

Apakah bunda pernah mendengar percakapan seperti diatas? Atau bunda malah pernah mengalami percakapan tersebut? Hehehe. Saya pun pernah mengalaminya.

Oleh karena itu, kali ini penulis kembali mencoba menelusuri lebih jauh tentang tumbuh kembang anak khususnya merangkak. Benarkah kalau anak tidak merangkak bisa mengurangi kecerdasannya? Yuk kita belajar bareng ya.

Menurut praktisi pendidikan dan Kepala Sekolah Molome Dalome Early Childhood Learning Center, Ririen Wiropranoto, mengajak setiap orang tua agar mencari cara yang menyenangkan agar setiap proses tumbuh kembang anak bisa terpenuhi semua.

Proses tumbuh kembang anak 0-12 bulan yaitu tengkurap, merayap, merangkak, merambat sebelum berjalan, dan akhirnya berjalan sendiri tanpa bantuan apapun. Semua proses tumbuh kembang ini harus dilewati semua oleh buah hati tersayang kita.

Seperti dilansir dari beritasatu.com (15/05/2015), "Jika satu tahapan terlewati, risikonya adalah masalah pada perkembangan otak serta kecerdasan anak. Misalnya, anak dapat mengalami masalah dalam membaca atau berkonsentrasi," ungkap Ririen.

Ririen mengungkapkan hal tersebut karena menurutnya tidak sedikit orangtua yang membiarkan buah hatinya melewati beberapa tahapan perkembangan balita dan tahapan yang paling sering dibiarkan terlewati adalah merangkak.

Kemampuan merangkak biasanya dikuasai oleh bayi di rentang usia 8 hingga 10 bulan. Jika fase ini hilang dalam perkembangan seorang bayi, maka dikhawatirkan sambungan otak antara otak kanan dan otak kirinya tumbuh dengan tidak matang (dalam bahasa kedokterannya adalah corpus callosum yang menghubungkan otak kanan dan kiri tidak matang).



Menurut pakar tumbuh kembang, dr Tri Gunadi, A.Md.OT., S.Psi (dr Tri), semua pergerakan yang dilakukan bayi adalah kegiatan yang dibutuhkan dalam mematangkan perkembangan setiap sel di otaknya. Oleh karena itu jika ada yang terlewat maka dikhawatirkan akan muncul masalah di kemudian hari.

Khususnya tentang proses yang terlewatkan adalah merangkak, dr Tri menjelaskan akan terjadi beberapa gangguan. Seperti dilansir dari detik.com (21/12/2015), "Bisa gangguan keseimbangan, bisa gangguan hiperaktivitas, bisa gangguan konsentrasi, dan gangguan koordinasi" papar dr Tri.

Senada dengan Ririen, dr Tri pun menghimbau agar para orang tua perlu memberi rangsangan dan stimulus agar si bayi bisa melalui tahapan demi tahapan perkembangannya dengan baik. Lalu bagaimana bila sudah terlanjur tidak merangkak?

Menurut Ririen, bagi orangtua yang sudah telanjur membiarkan anaknya melewati proses merangkak masih ada jalan untuk mengatasinya. Asalkan si anak masih berusia di bawah lima tahun. Caranya, dengan merekonstruksi setiap tahapan dari awal melalui berbagai stimulasi.

Namun, bila usia anak sudah lebih dari lima tahun mungkin akan lebih sulit direkonstruksi kembali. Oleh karena itu Ririen sangat mewanti-wanti agar para orang tua lebih peduli dan mencari tau stimulus apa yang harus diberikan kepada buah hati tersayang.

"Untuk itu, orangtua harus mengetahui setiap stimulasi dan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai ada tahapan perkembangan bayi yang terlewatkan," kata Ririen (diambil dari beritasatu.com (15/05/2015)).

Wah ternyata memang setiap proses tumbuh kembang anak itu harus dilewati ya bunda? Jadi sudah siap mencari tahu ataupun memberikan solusi terbaik bagi si kecil kan? Semoga pengetahuan ini bermanfaat ya bunda (n_n).
lithaetr
lithaetr Seorang IRT yang ingin berbagi sepenggal kenangan dan kisah berharganya, agar dapat menjadi pelajaran dan manfaat bagi sesama. Saat ini masih terus belajar menjadi penulis dan pemerhati anak. Jika ingin mengajak penulis bekerjasama silakan saja hubungi via email ke lithaetr@gmail.com atau ke WhatsApp http://wa.me/628161977335.

No comments for "Anak Tidak Merangkak Mempengaruhi Kecerdasan, Iya kah?"

Berlangganan via Email