Widget HTML Atas

loading...

Inilah Kesulitan-Kesulitan Reza Rahadian Menjadi Benyamin Sueb

Sumber gambar dari kapanlagi.com
Aktor Reza Rahadian (Reza) adalah salah satu aktor berbakat dan multitalenta (serba bisa) yang dimiliki Indonesia saat ini. Ia bisa berperan menjadi berbagai macam wajah dan karakter, seperti menjadi tokoh BJ Habibie (Presiden Ketiga Indonesia), Tjokroaminoto (Pahlawan Nasional Indonesia), Donald Pandiangan (Pelatih olahraga panahan), dan Kartono (Kakak dari RA Kartini). Kali ini ia akan kembali memerankan tokoh fenomenal Indonesia, yaitu Benyamin Sueb.
Aktor kelahiran Bogor, 5 Maret 1987 ini terbilang sukses dalam memerankan setiap karakter tokoh yang dipercayakan kepadanya. Dia enggan hanya terpaku pada satu karakter tokoh saja dan selalu mencoba karakter tokoh baru dan berbeda di setiap kesempatan. Seperti yang sudah pernah diberitakan dalam republik.co.id (29/01/2018), "Saya enggak ingin penonton melihat saya dalam karya-karya saya yang monoton, yang stereotip." ujar Reza.
Saat mendapatkan kesempatan menjadi Benyamin Sueb, Reza mengaku senang dan ia pun merasa kesulitan karena memiliki banyak PR yang harus dia lakukan agar ia bisa berhasil berakting maksimal menjadi Benyamin Sueb. Dikutip dari kapanlagi.com (25/01/2018), "Ya, senang banget lah bisa menjadi karakter yang membuat saya bisa kembali mengulik kembali proses kreatif saya sebagai seorang aktor dengan segala tantangan yang ada lewat film ini. Lagi-lagi diberi kesempatan oleh Falcon dan dipercaya oleh Mas Hanung untuk memerankan satu tokoh yang dikenal luas oleh masyarakat selain sebelumnya Tjokroaminoto dan yang lain, tapi buat saya ini suatu tantangan terbaru. Jadi, buat saya PR-nya jauh lebih sulit dan banyak." terang Reza.
Sumber gambar dari kapanlagi.com
Menurut Reza dalam memerankan setiap karakter memang mempunyai tantangan dan kesulitan masing-masing. Seperti yang sudah dimuat di situs tribunnews.com (25/01/2018), "Setiap peran yang saya mainkan punya beban berbeda-beda. Saya sudah pernah memerankan kepala negara di Republik Idonesia ini dengan segala macam ketidakpercayaan yang muncul waktu itu. Sekarang memerankan tokoh Benyamin yang juga tidak mudah." pungkas Reza.
Menjadi sosok Benyamin Sueb, Reza pun harus bisa bernyanyi dan menari sekaligus karena memang Bang Ben (sapaan akrab Benyamin Sueb) adalah salah satu aktor dan komedian multitalenta atau serba bisa yang pernah dimiliki Indonesia. Benyamin Sueb selalu bernyanyi dan menari dalam setiap film-filmnya. Oleh karena itu, Reza pun merasa cukup kesulitan karena harus bernyanyi dengan suara khas dan gerakan tubuh seperti Bang Ben.
Seperti dilansir dari kapanlagi.com (25/01/2018), "Harus nyanyi dengan karakter suara yang harus sesuai dengan karakter yang saya perankan, aksen yang berbeda. Itu suatu yang sulit tapi menyenangkan untuk dikerjakan, jadi saya sih beyond happy, senang banget. Koreonya untungnya Bang Ben punya kekhasan ya. Jadi kayak salah satu lagu yang judulnya Biang Kerok, itu kan yang di filmnya syutingnya di dekat mobil, daerah perbukitan. Itu khas sekali gerakan kepalanya. Nah itu materi-materi yang coba saya aplikasikan kembali. Menyanyikan sebuah lagu untuk soundtrack sebuah film mungkin ini bukan yang pertama kali. Tapi ini adalah pertama kali kalau menyanyikan sebuah lagu dengan karakter yang sesuai diperankan. Dari timbre suaranya, dari karakter suaranya yang kita pakai juga. Saya berusaha maksimal. Jadilah delapan lagu. Ada yang duet, ada yang saya sendiri. Beberapa lagu akan masuk ke film dan ada adegannya juga." terang Reza.
Sumber gambar dari tribunnews.com
Proses rekaman untuk lagu-lagu tersebut pun cukup singkat karena keterbatasan waktu sehingga Reza pun kesulitan. Diambil dari kapanlagi.com (25/01/2018), "Kesulitan terbesarnya karena suatu hari saya harus rekaman lima lagu, jadi misalnya lagu yang kemarin kita syuting, itu baru direkam satu hari sebelumnya. Latihan koreografinya juga dilakukan sehari sebelumnya. Jadi setengah hari itu saya rekaman, terus setengahnya saya latihan koreografi, besok paginya saya syuting. Jadi lumayan cepat banget. Jadi kesulitannya ya itu tadi, ngejar waktu tapi harus perform juga dan harus bagus juga pastinya. Permintaan Bapak (Hanung) satu ini kan agak banyak, jadi ya lumayan lah." papar Reza.

Reza mengaku karena keterbatasan waktu jadi tidak ada persiapan khusus yang ia siapkan namun dia tetap berusaha memberikan usahanya yang terbaik dan maksimal terhadap proses rekaman tersebut. Seperti dikutip dari kapanlagi.com (25/01/2018), "Jadi belajarnya nggak ada persiapan khusus. Jadi artinya, saya dapat lirik lagu, saya dengar versinya Bang Ben almarhum, kemudian setelah saya sudah dengar, saya masuk studio rekaman, proses rekaman dimulai. Jadi nggak ada proses khusus untuk karakter suaranya harus begini begitu, nggak ada. Jadi itu adalah PR saya." kata Reza.
Selain dituntut untuk bisa menyanyi dan menari sekaligus, Reza juga mengaku ada yang sulit lagi dalam meniru Benyamin Sueb, yaitu saat Bang Ben tersenyum. Seperti yang sudah dimuat di tribunnews.com (25/01/2018), "Mencari ketawa yang pas seperti Benyamin itu sulit. Saya sampai melihat beberapa film dari almarhum (Benyamin) dan terus mencari bentuk ketawanya seperti apa, tapi ya susah diikuti." ungkap Reza.

Itulah beberapa kesulitan yang dihadapi Reza Rahadian untuk menjadi sosok Benyamin Sueb. Penasaran bagaimana aktingnya di Film Benyamin Biang Kerok? Yuk simak cuplikan adegan filmnya berikut ini,
lithaetr
lithaetr Seorang IRT yang ingin berbagi sepenggal kenangan dan kisah berharganya, agar dapat menjadi pelajaran dan manfaat bagi sesama. Saat ini masih terus belajar menjadi penulis dan pemerhati anak. Jika ingin mengajak penulis bekerjasama silakan saja hubungi via email ke lithaetr@gmail.com atau ke WhatsApp http://wa.me/628161977335.

No comments for "Inilah Kesulitan-Kesulitan Reza Rahadian Menjadi Benyamin Sueb"

Berlangganan via Email