7 Tips Atur Keuangan Untuk Pengantin Baru

tips keuangan untuk pengantin baru


Ini Dia Kontennya,


Assalamualaikum Sahabat Lithaetr, mari masuki dunia lifestyle, parenting, inspirasi, dan hiburan (musik, film, buku, dan drama Korea)
.

 

Kali ini Lithaetr, mau menuliskan tentang tips atur keuangan untuk pengantin baru. Mengapa? Sebab, saya teringat awal-awal menikah dulu terasa tanpa ilmu yang mumpuni, termasuk cara-cara bagaimana mengatur keuangan.

 

Ada yang merasa juga karena keminiman ilmu saat awal menikah, jadi perlu ilmu pra nikah, khususnya tentang cara atur keuangan? Kalau iya, silakan membaca tulisan ini sampai akhir dan berikan pendapat berdasarkan pengalaman sahabat, ya!

 


Persiapan untuk pengantin baru

 

persiapan untuk pengantin baru

Menurut Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, lewat situs laman pemberdayaan.gunungkidulkab.go.id, ada berbagai materi yang disampaikan sebagai bekal dalam mengarungi bahtera rumah tangga seperti materi mempersiapkan keluarga sakinah, menjaga kesehatan reproduksi, serta mengelola psikologi dan dinamika keluarga.

 

Adapun materi lainnya yaitu bagaimana mempersiapkan generasi berkualitas, materi tentang memenuhi kebutuhan dan mengelola keuangan keluarga, dan materi-materi lainnya. Alhamdulillah, saat ini pemerintah sudah memberikan pembekalan yang lebih intensif terhadap ilmu berumah tangga.

 

Sebagai pengantin baru, kondisi keuangan mungkin bisa sangat bervariasi, tergantung pada latar belakang dan persiapan keuangan masing-masing pasangan sebelum pernikahan. Beberapa pasangan mungkin memulai kehidupan baru dengan beban utang konsumtif, sementara yang lain mungkin memiliki tabungan yang cukup untuk memulai rencana keuangan mereka dengan lebih baik.

 

Terlepas dari situasi awal kita, mengatur keuangan dengan bijaksana adalah langkah krusial untuk menciptakan stabilitas finansial dalam pernikahan.

 

 

Tips-tips mengatur keuangan untuk pengantin baru

 

cara atur keuangan untuk pengantin baru

Ilmu kesiapan finansial yang diberikan saat pra nikah dimulai dari bagaimana cara agar mandiri secara finansial, dengan adanya sumber penghasilan untuk keluarga. Kemudian bagaimana mengelola keuangan dan sumberdaya keluarga.

 

Nah, sebagai pengantin baru, penting bagi keduanya untuk merencanakan matang-matang masalah finansial bersama. Ketika keluarga memiliki kesiapan untuk mencukupi dan mengelola kebutuhan keluarga, serta bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat menjadi salah satu modal hubungan suami-istri menjadi harmonis.

 

Berikut ini beberapa tips buat pengantin baru dalam mengelola keuangan,

 

 

1. Buat Perencanaan Anggaran

 

Membuat perencanaan anggaran yang tepat merupakan langkah penting untuk mengelola keuangan bersama dengan bijaksana. Pertama-tama, kita dan pasangan harus duduk bersama untuk mengevaluasi pendapatan dan memahami pengeluaran rutin serta tanggung jawab finansial kita bersama.

 

Dengan menetapkan prioritas keuangan, seperti membayar hutang dengan cepat dan menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan darurat, kita bisa mencapai stabilitas keuangan dalam waktu singkat.

 

Selanjutnya, kita berdua harus berkomitmen untuk hidup di bawah batas anggaran yang telah ditetapkan. Selalu audit laporan keuangan di setiap akhir bulan atau akhir tahun untuk mengetahui pengeluaran serta pemasukan.

 

Kita juga bisa menggunakan alat bantu seperti aplikasi keuangan untuk memantau pengeluaran dan mengidentifikasi area di mana kita bisa mengurangi biaya. 

 

 

2. Utamakan Kebutuhan daripada Keinginan

 

Ketika memulai hidup bersama, mungkin ada keinginan untuk membeli berbagai barang mewah atau melakukan liburan yang mahal. Namun, penting untuk tetap realistis dan mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

 

Fokuslah pada hal-hal yang benar-benar dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari, seperti kebutuhan rumah tangga, kesehatan, dan transportasi. Dengan mengutamakan kebutuhan, kita dan pasangan dapat mengalokasikan dana dengan bijaksana dan menjaga agar anggaran kita tetap stabil.

 

Hal ini juga membantu mencegah terjebak dalam hutang yang tidak perlu hanya untuk memenuhi keinginan sementara. Mengidentifikasi kebutuhan yang mendesak dan mendiskusikan secara terbuka tentang prioritas keuangan dengan pasangan akan membantu menciptakan pemahaman bersama dan mengarahkan langkah keuangan yang cerdas. 

 

 

3. Lindungi Diri dan Keluarga dengan Asuransi

 

Asuransi kesehatan, jiwa, dan asuransi lainnya dapat memberikan perlindungan finansial yang penting dalam menghadapi situasi tak terduga. Asuransi kesehatan akan membantu menanggung biaya perawatan medis dan mengurangi beban finansial saat menghadapi penyakit atau cedera.

 

Dengan memiliki asuransi jiwa, keduanya dapat memberikan perlindungan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan jika salah satu dari kita meninggal dunia. Selain itu, asuransi lainnya seperti asuransi kecelakaan, asuransi mobil, atau asuransi properti juga perlu dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup kita dan pasangan.

 

Memilih polis asuransi yang tepat dan membayar premi secara tepat waktu akan memberikan rasa aman dan ketenangan pikiran dalam menghadapi situasi tak terduga. 

 

 

4. Penting untuk Berkomunikasi secara Terbuka

 

Penting untuk berkomunikasi secara terbuka tentang keuangan sebagai pengantin baru. Komunikasi yang jujur dan transparan mengenai pendapatan, pengeluaran, serta tujuan keuangan dapat mencegah kesalahpahaman dan konflik di masa depan.

 

Kita berdua perlu duduk bersama untuk membahas rencana keuangan, memahami tujuan finansial masing-masing, dan mencari cara untuk mencapainya bersama-sama. Dalam proses komunikasi, kita perlu mendengarkan satu sama lain dengan penuh pengertian dan menghargai perbedaan pandangan.

 

Hal ini membantu menciptakan rasa kepercayaan dan kerja sama yang lebih baik dalam mengelola keuangan keluarga. Dengan berkomunikasi secara terbuka, kita dapat mengatasi tantangan keuangan bersama-sama dan membuat keputusan keuangan yang lebih baik untuk masa depan yang lebih stabil dan sejahtera.

 

 

5. Mulai Berinvestasi

 

Meskipun mungkin terdengar menantang, investasi merupakan cara yang efektif untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, seperti membeli rumah atau persiapan untuk pensiun. Kita dapat memulai dengan mengidentifikasi tujuan keuangan kita bersama pasangan dan menentukan profil risiko investasi yang sesuai.

 

Dengan bantuan ahli keuangan, kita dapat memilih instrumen investasi yang cocok, seperti saham, obligasi, crypto atau reksa dana, yang sesuai dengan toleransi risiko dan tujuan investasi kita. Selain itu, penting bagi pasangan untuk mengadopsi pendekatan berkelanjutan dalam berinvestasi.

 

Memulai sejak dini dan konsisten menyisihkan sebagian pendapatan untuk investasi akan membantu memaksimalkan potensi pertumbuhan dana investasi. Kita berdua juga harus tetap mengikuti perkembangan pasar dan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa portofolio investasi kita sesuai dengan perubahan situasi keuangan dan tujuan masa depan. 

 

 

6. Perhatikan Gaya Hidup Hemat

 

Saat memulai kehidupan bersama, terkadang frasa ‘belanja lebih karena kebahagiaan’ dapat menjadi kenyataan. Namun, mengadopsi gaya hidup hemat membantu kita dan pasangan mengelola anggaran dengan bijaksana dan menghindari pengeluaran yang berlebihan.

 

Mengidentifikasi prioritas keuangan dan membatasi pengeluaran untuk hal-hal yang benar-benar diperlukan akan membantu mengontrol biaya dan menyisihkan lebih banyak uang untuk tabungan atau investasi jangka panjang.

 

Selain itu, kita berdua dapat mencari cara kreatif untuk menghemat uang tanpa mengurangi kualitas hidup. Misalnya, memilih alternatif yang lebih ekonomis saat berbelanja, mencari diskon atau penawaran khusus, mengurangi langganan yang tidak perlu atau mencoba belanja dengan cara import barang china.

 

Mengajak pasangan untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang terjangkau dan menikmati hiburan di rumah juga dapat membantu mengurangi pengeluaran. 

 

 

7. Jangan Ragu Mencari Bantuan

 

Menghadapi banyak keputusan dan tanggung jawab baru dalam mengelola keuangan bersama, kita berdua dapat merasa kewalahan. Oleh karena itu, penting untuk meminta bantuan dari ahli keuangan atau konsultan keuangan yang berpengalaman.

 

Seorang ahli keuangan atau konsultan keuangan dapat memberikan nasihat profesional, membantu merancang rencana keuangan yang sesuai dengan situasi khusus pasangan, dan menawarkan solusi yang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan.

 

Bantuan juga bisa datang dari orang-orang terdekat seperti keluarga atau teman yang memiliki pengalaman dalam mengelola keuangan keluarga. Meminta saran dan berbagi pengalaman dengan mereka bisa memberikan perspektif yang berharga dan membantu mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi keduanya sebagai pengantin baru.

 

Ingatlah bahwa tidak ada masalah dalam mencari bantuan dan belajar dari orang lain yang memiliki pengetahuan lebih tentang keuangan. 

 

Sebagai pengantin baru, mengatur keuangan adalah langkah penting untuk membangun masa depan yang stabil dan sejahtera bersama. Keharmonisan dalam mengatasi tantangan finansial akan semakin diperkuat dengan dukungan dan komitmen bersama.

 

Ingatlah bahwa perjalanan mengatur keuangan sebagai pengantin baru mungkin memiliki tantangan, namun dengan kerjasama dan ketekunan, kita dan pasangan dapat mencapai tujuan finansial bersama-sama.

 

Dengan menjalankan langkah-langkah ini, kita berdua dapat menciptakan fondasi yang kuat untuk keuangan kita dan mewujudkan impian-impian bersama dalam kehidupan pernikahan yang bahagia dan berkelanjutan. Selamat menikmati perjalanan finansial bersama sebagai pengantin baru!

 

Bagaimana tips-tips keuangan untuk pengantin baru di atas? Kalau ada yang perlu ditambahkan, silakan ditanggapi di kolom komentar, terima kasih!


trlitha11 (lithaetr)
Hai, saya IRT yang hobinya nulis dan senang berbagi ilmu. Ingin mengajak saya bekerjasama, silakan kirimkan saja email ke trlitha11@gmail.com atau whatsapp ke http://wa.me/628161977335

Related Posts

6 komentar

  1. Menuju 14 tahun pernikahan gaya atur keuangan kami berubah-ubah. Dari yang pertama sekali semua uang saya pegang trus bikin post keuangan. Sampe punya anak 5 kami berbagi tugas dalam mengatur setiap post keruangan.
    Memang beda saat masih berdua hingga rame kayak sekarang.
    Perlu penyesuaian apalagi saat anak hampir semua masuk usia sekolah.

    BalasHapus
  2. Setuju banget dengan konsekuensi mengutamakan dulu kebutuhan, bukan keinginan. Jangan sampai mentang mentang pengantin baru, apa apa diturut. Ingin itu ingin ini silahkan... Padahal gak butuh. Akhirnya kan mubadzir ya

    BalasHapus
  3. Fondasi dalam rumah tangga selain komitmen dan komunikasi, juga ada manajemen keuangan itu sangat saya setujui.
    Nah semoga penambahan wawasan ini bisa menjadikan pasangan baru yang hendak memilki hunian bisa tercerahkan ya

    BalasHapus
  4. Setuju dengan tips atur keuangan untuk pengantin baru. Dulu saat baru menikah di tahun 2002 beneran bersyukur suami dapat rumah dinas lengkap sehingga bisa berhemat untuk sewa rumah dll. Jadi bisa ditabung untuk DP KPR dana sewa rumahnya.

    BalasHapus
  5. Kalo bikin anggaran keuangan, dari sebelum menikah saya selalu buat anggaran keuangan pribadi sederhana.
    Yang investasi yang belum saya lakukan sampai sekarang.
    Etapi beli antam itu termasuk investasi kan ya

    BalasHapus
  6. Nah, dulu pas aku jadi manten anyar malah bingung harus bagaimana dengan keuangan kami berdua. Memang adaptasi itu penting apalagi yang berkaitan dengan perencanaan keuangan. Kalau bisa suami istri bisa saling terbuka tentang keuangan masing-masing ya

    BalasHapus

Posting Komentar